Langsung ke konten utama

Ini Dia Cara Liburan bareng Anak yang Murah dan Menyenangkan

Salah satu momen yang ditunggu-tunggu siswa adalah liburan. Terbayang, kan bagaimana senangnya anak-anak itu dapat beberapa hari yang bisa mengalihkan perhatian mereka sementara dari rutinitas atau dari pelajaran sehari-hari yang padat. Mungkin dalam benak anak-anak kita, sudah tersusun mau apa nanti saat liburan tiba. Aneka macam kegiatan bias saja dilakukan, dari mulai bermalas-malasan selama liburan, pergi ke luar kota, mengunjungi tempat-tempat wisata, berkunjung ke sanak saudara, dan seterusnya.

Mungkin itulah keinginan anak. Ayah, Bunda sebagai orang tua mungkin hanya menerima “imbas”-nya saja, yaitu perlu menyiapkan dana liburan. Tapi Ayah, Bunda tidak perlu resah. Rupanya ada banyak sekali kegiatan pengisi liburan anak yang tak perlu merogoh kantong Ayah, Bunda terlalu dalam, dan kegiatan-kegiatan ini tak kalah serunya dan membuat anak-anak kita menikmati masa liburannya loh! Apa itu? Ini dia ide kegiatan Bersama anak-anak selama masa liburan.

Nilai positifnya saat anak-anak liburan buat Ayah Bunda adalah ada kesempatan yang cukup luas mengeratkan ikatan emosional antara orang tua & anak (emotional bounding), yang mana dihari-hari biasa kesibukan anak kita biasanya dipenuhi dengan kegiatan menata, menyiapkan agenda di sekolahnya. Ini tentu akan menyita dan sangat membatasi kualitas komunikasi dengan orang tuanya.

• Berkebun 

Kesibukan sehari-hari anak-anak kita sebagai siswa bisa jadi membuat mereka lupa memanfaatkan area pekarangan rumahnya sebagai tempat yang menyenangkan untuk berkebun. Berkebun sebetulnya tidak terlalu membutuhkan area yang luas. Area terbatas-pun bias dipakai untuk menumbuhkan kreatifitas anak-anak kita dalam menciptakan keindahan sekitar rumahnya. Alternatif penggunaan lahan terbatas yaitu bertanam dengan hidroponik.

• Memasak

Bersama Membuat anak menyukai masak-memasak bukanlah hal yang sulit. Untuk menarik minat anak, Ayah atau Bunda bisa memulai dari jenis masakan yang mudah dilakukan, misalnya: memasak nasi, membuat nasi goreng, memasak mie rebus, membuat pudding, membuat kue kesukaan anak, dst. Tentu saja anak akan lebih tertantang dan senang bila Ayah atau Bunda meramu acara memasak ini dengan perlombaan, misalnya: masakan yang paling enak dan disajikan menarik akan mendapatkan hadiah, atau bias juga akan dijadikan sebagai resep yang nanti diunggah bersama di sosmed, dst.

• Memperindah tata ruang rumah

Memperindah tata ruang rumah tidak harus menggunakan barang yang mahal. Ayah atau Bunda dapat melibatkan anak dalam menentukan tata ruang kamar anak, menata ulang tata ruang tamu dengan barang yang ada di rumah. Dalam penataan ulang ruangan ini Ayah atau Bunda dapat mengajari anak dengan cara paling sederhana, dengan corat-coret di kertas atau bila memang memiliki computer Ayah atau Bunda dapat sedikit mengajarkan pada anak ketrampilan atau software menata ulang rumah yang mudah. Perubahan tata ruang seperti ini akan membawa suasana baru di rumah, disamping juga akan menggugah kreatifitas anak.

• Berkunjung ke rumah kerabat

Mengunjungi kerabat mungkin hal yang tidak setiap hari, bahkan setiap sebulan sekali belum tentu bisa dilakukan. Mengajak anak berkunjung ke rumah kerabat bersama-sama dapat membawa pengalaman tersendiri pada anak. Anak dapat lebih mengerti arti hubungan kekerabatan dan mana saja kerabat yang mereka miliki. Kegiatan ini juga dapat menggugah kepedulian anak terhadap kerabat yang kondisinya kurang mapan secara ekonomi. Masih banyak kegiatan-kegiatan lain pengisi liburan untuk anak yang bisa Ayah atau Bunda pilih, misalnya: berenang, berkeliling kota dengan kendaraan umum (kereta, bus), mengunjungi museum atau tempat-tempat bersejarah terdekat, mengajak anak ke pasar tradisional, dan lain-lain. Pilihan kegiatan di atas semuanya relative murah dan memberikan pengalaman yang cukup seru disamping juga akan menyenangkan anak-anak. Selamat mencoba Ayah, Bunda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bayi Sembelit, Coba Tips Ini Bunda

Kemungkinan Penyebab Bayi Sembelit. BAB pada anak memang bergantung pada asupan makanan yang diberikan. Jika memang asupannya sedikit maka BAB-nya juga menjadi jarang dan jika telah mengkonsumsi susu formula maka akan mempengaruhi frekuensi BAB anak. Bayi yang disusui ASI memiliki tinja yang lebih lunak, sehingga gerakan usus menjadi lebih mudah, dan memiliki kadar hormon tertentu lebih tinggi sehingga ada peningkatan gerakan usus. Sedangkan susu formula lebih sulit untuk dicerna, umumnya gerakan usus pada bayi-bayi ini lebih lambat sehingga mengakibatkan BAB lebih jarang, tinjanya lebih tebal. Selain itu jika frekuensi masuknya susu juga kurang, bayi cenderung lebih sulit BAB.

Selain itu, memang wajar terjadi perubahan dalam frekuensi BAB bayi dengan semakin bertambahnya usia bayi, hal tersebut menunjukkan bahwa seluruh produk yang masuk ke dalam tubuh dapat terserap oleh sistem pencernaan bayi. Tidak ada batas waktu yang dapat dijadikan patokan waktu yang normal bagi bayi untuk BAB…

Ternyata Mudah Banget Setting Youtube agar Aman untuk Anak

Menurut studi dari Pew Research Center, saat ini ada lebih dari 60% pengguna YouTube yang mengaku masih menemukan video bermasalah berisikan perilaku kekerasan, video bohong, dan yang tidak layak konsumsi bagi anak-anak. Orangtua zaman now sebaiknya tak membiarkan anak-anak nonton YouTube tanpa pengawasan.

Begini caranya 'setting' Youtube biar aman tuk anak-anak:
Google memiliki serangkaian fitur content control baru pada update terbaru Youtube Kids. Orangtua kini bisa memilih secara manual video atau kanal mana saja yang bisa ditonton oleh anak. Google juga menyediakan koleksi video dan kanal-kanal dari sumber terpercaya. Adanya pilihan itu orangtua makin mudah menyisir tontonan pilihan tuk anaknya.

"Dari koleksi kanal milik partner terpercaya hingga memungkinkan orang tua memilih video dan kanal secara manual, kami memberikan kendali lebih kepada para orang tua," ujar Product Director YouTube Kids James Beser, dikutip Tribunstyle.com dari KompasTekno.

Orangtua jug…

Dramatis: Terekam Jelas Video Kejamnya Penculikan Anak

Inilah video nyata penculikan anak yang marak terjadi belakangan ini. Link video juga bisa dilihat disini: https://youtu.be/wJ6mmq6YaX0
Terlihat jelas bagaimana si penculik menodongkan pisau di leher si anak. Mungkin karena tergiur uang hasil penjualan organ dalam anak itulah sampai si penculik tanpa belas kasihan membantai anak-anak yang berhasil mereka dapatkan. Bayangkan jika petugas tidak sigap segera meyelamatkan anak dari tangan penculik, bisa-bisa leher anak itu digorok dengan pisau yang dibawa si penculik. Konon video ini diambil di daerah Jabodetabek, dimanapun lokasi kejadian penculikan anak ini, setiap orang tua dimanapun berada harus selalu waspada dan memberikan pengarahan pada anak-anak, sopir pribadi atau asisten rumah tangganya. Jangan mudah menyerahkan anak-anak pada orang yang baru dikenal, jangan membiarkan lepas pengawasan pada anak-anak saat bermain. Orang tua wajib terus memastikan kondisi anak bila bermain diluar rumah.
Ayah-Bunda harap selalulah waspada, bahay…