Langsung ke konten utama

Hati-hati 5 Hal Ini Bisa Jadi Tanda Kanker pada Anak

Sebanyak 16.291 anak umur 0-14 tahun di Indonesia mengidap kanker anak berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013. Upaya penyembuhan kanker bisa diupayakan asalkan bisa ditemukan dalam fase yang masih dini.

Memang sulit, karena anak sulit untuk mengungkapkan keluhan mereka. Tapi bukan berarti tidak bisa sembuh kok.

5 tanda kanker pada anak atau bayi
5 tanda kanker pada anak atau bayi
"Survivor adalah bukti bahwa mereka bisa sembuh, jadi stigma kanker tidak bisa disembuhkan itu mungkin dulu ya. Sekarang masyarakat sudah mulai melek, karena mungkin dibantu dari media masa yang memberikan informasi gejalanya," kata dr Endang Windiastuti, SpA(K) disela Roadshow Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) di Manado, Sulawesi Utara.

Nah, karena itu, yuk kenali beberapa gejala yang harus diwaspadai. Ketika menemukan ciri berikut pada anak Anda, jangan segan untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

1 Berat badan tidak kunjung naik
Anak harus mengalami tumbuh dan kembang, itu berarti anak harus mengalami kenaikan berat badan. Namun kalau tak kunjung naik, orangtua sudah harus waspada. "Begitu dia misalnya 10 kg, bulan depan 10 kg, bulan depan lagi 10 kg, itu ada sesuatu. Karena sel kanker itu membuat anak lesu dan enggak mau makan," jelas dr Endang.

2 Mudah demam dan wajah pucat
Salah satu jenis kanker yang banyak di alami anak adalah leukemia akut. Pada leukemia akut, yang diserang adalah sum-sum tulang belakang yang merupakan pabrik dari sel darah putih dan sel darah merah.

"Jadi kalau pabriknya diserang sel leukemia pasti satu mukanya pucat karena hb-nya (hemoglobin) turun. Lalu, demam naik turun, naik turun sampai dua bulan," terangnya.

3 Ada benjolan
Pernah menemukan benjolan pada leher anak dan tak kunjung hilang? Jangan ragu untuk diperiksakan ke dokter demi mengetahui penyebabnya.

"Sel leukemia kan mulai dari sum-sum tulang lewat darah ke mana-mana, sehingga timbul benjolan di leher, atau di hati dan limoanya membesar. Jadi kumpulan dari gejala itu harus kita waspadai. Kalau demam aja lah enggak ya, tapi kok ada pucatnya ya? Jadi cek laboraturium itu menjadi penting untuk mengetahui," masih kata dr Endang.

4 Pendarahan
Leukemia menyebabkan trombosit anak menjadi turun sehingga bisa menyebabkan pendarahan. Pendarahan yang seperti apa, Dok?

"Mulai dari pendarahan kulit, mimisan, kalau dia sikat gigi berdarah," tuturnya.

Nah, apabila Anda menemukan gejala tersebut pada anak, ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

5 Mata kucing
Retinoblastoma yang merupakan kanker pada mata, menjadi jenis kanker yang juga banyak dialami anak. Ini dapat dikenali dengan berbagai tanda misalnya mata yang mirip mata kucing ketika terkena cahaya terang.

"Ada juga matanya juling karena satunya tidak bisa melihat, tidak fokus. Atau kadang-kadang matanya merah, matanya menonjol. Bawalah ke dokter, jangan dianggap infeksi saja, pakai obat tetes mata sendiri," tutupnya.


sumber: https://m.detik.com/health/berita-detikhealth/d-4273730/orang-tua-harus-peka-ini-5-hal-yang-bisa-jadi-tanda-kanker-pada-anak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bayi Sembelit, Coba Tips Ini Bunda

Kemungkinan Penyebab Bayi Sembelit. BAB pada anak memang bergantung pada asupan makanan yang diberikan. Jika memang asupannya sedikit maka BAB-nya juga menjadi jarang dan jika telah mengkonsumsi susu formula maka akan mempengaruhi frekuensi BAB anak. Bayi yang disusui ASI memiliki tinja yang lebih lunak, sehingga gerakan usus menjadi lebih mudah, dan memiliki kadar hormon tertentu lebih tinggi sehingga ada peningkatan gerakan usus. Sedangkan susu formula lebih sulit untuk dicerna, umumnya gerakan usus pada bayi-bayi ini lebih lambat sehingga mengakibatkan BAB lebih jarang, tinjanya lebih tebal. Selain itu jika frekuensi masuknya susu juga kurang, bayi cenderung lebih sulit BAB.

Selain itu, memang wajar terjadi perubahan dalam frekuensi BAB bayi dengan semakin bertambahnya usia bayi, hal tersebut menunjukkan bahwa seluruh produk yang masuk ke dalam tubuh dapat terserap oleh sistem pencernaan bayi. Tidak ada batas waktu yang dapat dijadikan patokan waktu yang normal bagi bayi untuk BAB…

Ternyata Mudah Banget Setting Youtube agar Aman untuk Anak

Menurut studi dari Pew Research Center, saat ini ada lebih dari 60% pengguna YouTube yang mengaku masih menemukan video bermasalah berisikan perilaku kekerasan, video bohong, dan yang tidak layak konsumsi bagi anak-anak. Orangtua zaman now sebaiknya tak membiarkan anak-anak nonton YouTube tanpa pengawasan.

Begini caranya 'setting' Youtube biar aman tuk anak-anak:
Google memiliki serangkaian fitur content control baru pada update terbaru Youtube Kids. Orangtua kini bisa memilih secara manual video atau kanal mana saja yang bisa ditonton oleh anak. Google juga menyediakan koleksi video dan kanal-kanal dari sumber terpercaya. Adanya pilihan itu orangtua makin mudah menyisir tontonan pilihan tuk anaknya.

"Dari koleksi kanal milik partner terpercaya hingga memungkinkan orang tua memilih video dan kanal secara manual, kami memberikan kendali lebih kepada para orang tua," ujar Product Director YouTube Kids James Beser, dikutip Tribunstyle.com dari KompasTekno.

Orangtua jug…

Lima (5) Jurus Ampuh Mencegah Penculikan Anak

Kasus penculikan anak yang sering Anda lihat di televisi, koran atau media lainnya pasti akan membuat Anda para orangtua menjadi was-was. Pasalnya penculikan yang terjadi tidak hanya terjadi pada anak-anak usia sekolah tapi juga balita yang dijaga oleh pengasuh. Hal inipun kemudian membuat para orangtua membatasi dunia bermain anaknya. Anak-anak disuruh bermain di rumah untuk menghindari terjadinya penculikan. Selain itu, banyak orangtua yang terpaksa berhenti bekerja atau meminta tolong kepada keluarga terdekat untuk menjaga anaknya karena mereka tidak percaya lagi dengan pengasuh bayi. Selain kedua hal tersbut, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya penculikan anak, terutama anak usia sekolah:

1 Tanamkan Kewaspadaan

Katakan kepada anak kalau dia tidak boleh langsung percaya pada orang yang baru dikenalnya. Katakan kepada mereka untuk tidak goyah meskipun dibujuk dengan mainan atau permen. Anda juga harus mengatakan kalau mereka tidak boleh p…