Langsung ke konten utama

Cara Mudah Mengatasi Batuk dan Pilek Anak secara Alami

Pada musim penghujan seperti sekarang ini biasanya dibarengi dengan meningkatnya jumlah anak yang sakit. Batuk dan pilek seolah menjadi penyakit “wajib” buat anak-anak yang kondisi bandannya kurang fit, terlebih anak-anak yang sulit menghilangkan kebiasaan minum es. Penyakit batuk dan pilek seolah menjadi langganan tetap anak-anak di musim hujan. Ini bisa dipahami karena memang cuaca dingin dan panas datang silih berganti dan tidak menentu kapan tibanya sehingga dapat membuat daya tahan tubuh anak menurun drastis. Demi alasan kepraktisan Ibu biasanya lebih suka menempuh cara cepat yaitu memberi anak yang sedang batuk pilek dengan obat. Pilihan pertama sudah pasti adalah obat batuk pilek yang banyak beredar di warung/minimarket. Padahal pemberian obat kimia yang terlalu sering, alih-alih menyembuhkan anak dengan cepat ginjal anak bisa bermasalah dibuatnya. Lalu bagaimana cara mudah mengatasi batuk dan pilek anak secara alami?

Sebetulnya bila Ibu memberikan pengobatan alami atau tindakan lainnya ini akan lebih baik dalam meredakan gejalanya. Tentu saja tujuan terpentingnya adalah seoptimal mungkin menghindarkan efek samping akibat penggunaan obat kimia. Butiran biji cengkeh yang diramu bersama dengan daun jeruk pada air mendidih dapat diberikan pada buah jati Ibu untuk meredakan gejala batuk dan pilek. Demikian juga dengan kunyit, sebenarnya kunyit dapat mengatasi gejala batuk dan pilek anak secara alami, caranya dengan mencampurkan ekstrak kunyit atau bubuk kunyit dengan susu dan dapat dikonsumsi si anak sebanyak dua kali per hari.

Lalu untuk menghilangkan hidung mampet yang sering mengganggu aktifitas si kecil, Ibu dapat memberikan lemon yang dicampur dengan madu. Selain melegakan tenggorokan, campuran lemon dan madu juga dapat mengatasi kemungkinan infeksi. Cara membuat campuran lemon dan madu cukup mudah yaitu campurkan satu sendok teh lemon dan madu ke dalam air hangat. Berikan ini pada si kecil saat hidungnya tersumbat. Selain dengan cara itu, cara lain yang dapat ibu lakukan untuk mengatasi batuk dan pilek anak secara alami yaitu dengan penguapan. Metode penguapan ini juga dipercaya cukup baik melancarkan hidung yang tersumbat. Cara penguapan ini cukup mudah. Ibu dapat menyalakan air panas di kamar mandi sampai menghasilkan uap, tutup pintu kamar mandi dan duduklah bersama si buah hati dalam kamar mandi itu kurang lebih 10 hingga 20 menit, anggap saja ini seperti mengajak anak sauna. Agar hasilnya lebih terasa Ibu dapat melakukan penguapan ini dua kali sehari sampai gejala batuk dan pilek anak telah reda.

Alternatif lain selain penguapan yaitu Ibu dapat melakukan pemijatan yang lembut pada dada si kecil, pemijatan lembut ini dipercaya dapat lebih melancarkan pernafasan. Proses pemijatan dada si kecil akan lebih baik bila Ibu menggunakan minyak telon atau minyak kayu putih. Itulah beberapa cara mudah untuk mengatasi batuk pilek anak secara alami. Bila dengan cara-cara alami ini tidak juga mampu mengatasi batuk dan pilek anak sembuh, sebaiknya Ibu membawa anak ke rumah sakit atau ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bayi Sembelit, Coba Tips Ini Bunda

Kemungkinan Penyebab Bayi Sembelit. BAB pada anak memang bergantung pada asupan makanan yang diberikan. Jika memang asupannya sedikit maka BAB-nya juga menjadi jarang dan jika telah mengkonsumsi susu formula maka akan mempengaruhi frekuensi BAB anak. Bayi yang disusui ASI memiliki tinja yang lebih lunak, sehingga gerakan usus menjadi lebih mudah, dan memiliki kadar hormon tertentu lebih tinggi sehingga ada peningkatan gerakan usus. Sedangkan susu formula lebih sulit untuk dicerna, umumnya gerakan usus pada bayi-bayi ini lebih lambat sehingga mengakibatkan BAB lebih jarang, tinjanya lebih tebal. Selain itu jika frekuensi masuknya susu juga kurang, bayi cenderung lebih sulit BAB.

Selain itu, memang wajar terjadi perubahan dalam frekuensi BAB bayi dengan semakin bertambahnya usia bayi, hal tersebut menunjukkan bahwa seluruh produk yang masuk ke dalam tubuh dapat terserap oleh sistem pencernaan bayi. Tidak ada batas waktu yang dapat dijadikan patokan waktu yang normal bagi bayi untuk BAB…

Ternyata Mudah Banget Setting Youtube agar Aman untuk Anak

Menurut studi dari Pew Research Center, saat ini ada lebih dari 60% pengguna YouTube yang mengaku masih menemukan video bermasalah berisikan perilaku kekerasan, video bohong, dan yang tidak layak konsumsi bagi anak-anak. Orangtua zaman now sebaiknya tak membiarkan anak-anak nonton YouTube tanpa pengawasan.

Begini caranya 'setting' Youtube biar aman tuk anak-anak:
Google memiliki serangkaian fitur content control baru pada update terbaru Youtube Kids. Orangtua kini bisa memilih secara manual video atau kanal mana saja yang bisa ditonton oleh anak. Google juga menyediakan koleksi video dan kanal-kanal dari sumber terpercaya. Adanya pilihan itu orangtua makin mudah menyisir tontonan pilihan tuk anaknya.

"Dari koleksi kanal milik partner terpercaya hingga memungkinkan orang tua memilih video dan kanal secara manual, kami memberikan kendali lebih kepada para orang tua," ujar Product Director YouTube Kids James Beser, dikutip Tribunstyle.com dari KompasTekno.

Orangtua jug…

Hati-hati 5 Hal Ini Bisa Jadi Tanda Kanker pada Anak

Sebanyak 16.291 anak umur 0-14 tahun di Indonesia mengidap kanker anak berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013. Upaya penyembuhan kanker bisa diupayakan asalkan bisa ditemukan dalam fase yang masih dini.

Memang sulit, karena anak sulit untuk mengungkapkan keluhan mereka. Tapi bukan berarti tidak bisa sembuh kok.

"Survivor adalah bukti bahwa mereka bisa sembuh, jadi stigma kanker tidak bisa disembuhkan itu mungkin dulu ya. Sekarang masyarakat sudah mulai melek, karena mungkin dibantu dari media masa yang memberikan informasi gejalanya," kata dr Endang Windiastuti, SpA(K) disela Roadshow Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) di Manado, Sulawesi Utara.

Nah, karena itu, yuk kenali beberapa gejala yang harus diwaspadai. Ketika menemukan ciri berikut pada anak Anda, jangan segan untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

1 Berat badan tidak kunjung naik
Anak harus mengalami tumbuh dan kembang, itu berarti anak harus mengalami kenaikan berat badan. …