Gejala Demam Berdarah pada Anak Kecil

Gejala Demam Berdarah pada Anak Kecil

Baca Juga

Mencoba mengenal gejala demam berdarah pada anak kecil

Kita sering mendapati anak kesayangan kita mengeluh badannya demam, tentu ini beda jika anak kita belum bisa bicara atau mendefinisikan apa yang dirasakan tubuhnya. Anak kecil biasanya merespon ketidaknyamanan tubuhnya dengan menangis. Sebagai orang tua tentunya harus tanggap menyikapi gejala panas pada anak sedang melanda, karena dikhawatirkan yang terjadi adalah terjadinya gejala demam berdarah pada anak kita. Namun demikian jangan buru-buru menjadi panik saat anak sakit demam meskipun tanda-tanda awal antara demam biasa dan demam berdarah pada umumnya serupa. Cobalah untuk mengenali dengan baik apakah demam tersebut demam biasa atau demam karena gejala demam berdarah. Cara mudah membedakan demam biasa dan demam karena demam berdarah yaitu dengan melihat perkembangan fase sakit yang dialami anak. Pada demam biasa pada umumnya akan turun dengan pemberian obat penurun panas biasa. Penyembuhan demam ini bisa membutuhkan pemberian obat penurun demam 1-3 kali dalam sehari pada dosis yang tepat. Bila anak menderita demam lebih dari 3 hari padahal sudah diberikan obat penurun panas yang tepat, sebaiknya orang tua segera memeriksakan sampel darah anak ke rumah sakit untuk mengidentifikasi penyebab utama sakit yang ditimbulkan.

Dibanding dengan orang dewasa, anak-anak atau bayi yang terkena demam berdarah dapat mengelami resiko yang lebih tinggi. Gejala demam berdarah terjadi dalam 3 fase yaitu fase demam, fase kritis dan fase pemulihan. Adapun gejala yg sering terjadi dan bisa diamati antara lain: 

Demam yang terjadi secara tiba-tiba dan disertai ruam kulit
Pada fase demam suhu badan anak bisa mencapai 40 0C. Ini juga dapat disertai sakit kepala (pusing), dan munculnya ruam pada permukaan kulit. Fase ini berlangsung 2-7 hari. Pada 2 hari pertama ruam terlihat berwarna merah pada permukaan kulit. Pada hari ke 4 hingga hari ke 7 ruam itu akan tampak seperti campak dan dimungkinkan pula munculnya bintik-bintik merah pada kulit yang mana bintik tersebut tidak hilang manakala kulit ditekan. 

Terjadinya pendarahan
Setelah gejala demam tinggi pada fase awal mereda pada bagian tertentu dapat mengalami pendarahan. Ini biasanya keluar dari mulut dan hidung. Hal ini terjadi karena adanya pembuluh darah yang pecah di bagian dada atau bagian perut (saluran cerna) penderita. Fase ini biasa terjadi pada hari ke 4 sampai hari ke 7 

Gatal-gatal, detak jantung lemah, kejang
Gejala ini terjadi pada fase pemulihan. Pada fase ini cairan yang keluar akibat pecahnya pembuluh darah akan kembali diserap oleh tubuh, oleh karenanya tubuh mungkin akan kelebihan cairan. Jika cairan ini mengenai otak dapat menyebabkan penderita mengalami kejang atau gangguan kesadaran.

Pertolongan Pertama dan Pengobatan Untuk Demam Berdarah pada Anak Kecil

Pertolongan pertama dapat dilakukan dengan memberikan minum yang cukup pada anak, hindarkan anak dari dehidrasi. Usahakan suhu tubuh anak tetap terjaga pada suhu <38 0C dengan pemberian obat penurun panas atau kompres dengan air hangat. Bila cairan tidak bisa masuk tubuh anak karena muntah terus-menerus sebaiknya anak segera dibawa ke rumah sakit untuk perawatan dan pengobatan yang intensif.

Demikian sharing dan tips tentang mengenal gejalan demam berdarah pada anak-anak, semoga dengan sharing informasi ini dapat membuat kita lebih waspada pada kesehatan buah hati kesayangan kita.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Related Posts

Gejala Demam Berdarah pada Anak Kecil
4/ 5
Oleh